Berita

Aktivis organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) Cipayung Plus/Net

Politik

Jelang Pemilu 2024, Cipayung Plus Jawa Barat Sepakat Lawan Elitabilitas Politik

RABU, 27 JULI 2022 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) Cipayung Plus sepakat menyatakan elitabilitas telah cederai alam demokrasi yang sehat dan berkeadaban politik.

Dikatakan Ketua Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat Firman Nasution, elitabilitas harus dilawan bersama-sama dan jangan sampai terus dibiarkan mengakar dalam alam demokrasi Indonesia.

"Ini adalah penyakit yang harus disingkirkan jauh-jauh," kata Firman Nasution dalam diskusi Cipayung Plus menyambut Pemilu Serentak 2024 di Griya HMI Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/7).


Senada dengan itu, Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Jawa Barat (KMHDI), I Putu Lingga Dharma Nanda mengatakan, citra buruk dari budaya politik semacam ini semestinya sudah saatnya ditinggalkan, bukan terus diwariskan.

"Memang harus kita akui bahwa tradisi politik kita di masa lalu diwarnai dengan hegemoni kelompok terbatas atau jamak kita sebut elite. Tapi itu dulu," katanya.

"Sejak kemerdekaan, justru semangat kedaulatan rakyatlah yang jadi adagium bersama membangun Indonesia bermartabat dan berkeadilan sosial," paparnya lagi.

Adapun alasan utama ketidaksetujuan terhadap tradisi politik elitisme, dikatakan Lingga, karena tidak memberi ruang bagi masyarakat luas untuk ikut menentukan arah perubahan politik dan demokrasi yang menyejahterakan rakyat.

Padahal, sambungnya, demokrasi sebagai spirit pemerintahan di Indonesia telah menembaptkan rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi.

"Superioritas rakyat adalah satu-satunya penegasan dalam demokrasi yang menghendaki hadirnya partisipasi rakyat dalam turut serta menentukan berbagai agenda publik," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya