Berita

Direktur Eksekutif Indopol Ratno Sulistiyanto/Ist

Politik

Survei Indopol: Kepercayaan Publik pada Partai Politik Meningkat Jelang Pemilu 2024

SELASA, 26 JULI 2022 | 22:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepercayaan publik kepada partai politik perlahan mengalami tren positif menjelang gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak pada tahun 2024 mendatang.

Hal tersebut menjadi temuan survei Indopol yang dirilis dalam webinar bertema "Kepercayaan Publik Terhadap Partai Politik di Indonesia", Selasa (26/7).

"Hasil dari survei tersebut, responden mengaku percaya pada partai politik 64,07 persen, tidak percaya sebanyak 35,93 persen," ujar Direktur Eksekutif Indopol Ratno Sulistiyanto.


Kondisi ini, dikatakan Ratno, menunjukkan ada sebuah harapan publiK kepada institusi demokrasi sebagai tempat menyampaikan aspirasi pada pemilu nanti.

"Di sisi lain harapan ini pada kenyataan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah menurun, ditambah lagi publik merasa teralienasi dan tidak terafikasi secara politik baik pada tingkat pusat maupun daerah," terangnya.

Lanjutnya, publik sudah menunjukkan kriteria partai politik yang akan dipilih. Preferensi tertinggi adalah parpol beridiologi nasionalis religius sebanyak 30 persen.

Selanjutnya, beridiologi nasionalis (21,54 persen), Islam atau relogius (13,82 persen), solialis religius (5,96 persen), sosialis (2,2 persen) dan lainnya (1,71 persen).

"Sementara masih ada responden yang menjawab tidak tau atau tidak jawab di angka 25,04 persen," pungkasnya.

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.230 responden dengan metode multistage random sampling dalam rentang waktu tanggal 24 Juni-1 Juli 2022.

Adapun tingkat margin of error yang dipakai kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya