Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ketua HMI: Dominasi Pengaruh Elit Politik jadi Anomali Jelang Pemilu 2024

SELASA, 26 JULI 2022 | 20:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyrakat harus kuatkan soliditas dalam kuatkan posisi menjelang Pemilu Serentak 2024, di tengah dominasi kekuatan elit dan oligarki.

Begitu dikatakan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumedang, Yaser Fahrizal Damar Utama dalam diskusi kepemudaan yang dihadiri sejumlah organisasi kemasyarkatan dan pemuda se-Bandung Raya di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/7).

"Kita menyaksikan ada anomali dalam praktik demokrasi kita hari-hari ini. Betapa tidak, pengaruh elit justru jauh dominan dibanding suara rakyat itu sendiri," ujar Yaser.


"Padahal, demokrasi adalah sistem pemerintahan yang memosisikan rakyat sebagai pemegang daulat, bukan elit," sambungnya menekankan.

Bagi dia, kuatnya cengkeraman elit ini sangat mudah teramati tidak hanya di level pusat, melainkan juga di aras lokal.

Lanjutnya, fenomena ini terjadi lantaran rakyat hari ini cenderung permisif dan apatis terhadap situasi politik dan juga perilaku kekuasaan yang menyisihkan daulat rakyat.

"Tidak usah jauh-jauh, tengok saja kenyataan hari ini, berapa banyak kebijakan publik mulai dari kebijakan harga kebutuhan pokok, BBM, hingga keputusan politik, yang diputuskan elit tanpa melibatkan suara rakyat," cetusnya.

Masih kata Yaser, jika pengebirian suara rakyat ini tidak segera disudahi, maka bukan tidak mungkin cita-cita kesejahteraan sosial hanya akan jadi slogan kosong.

"Untuk itu, kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar bangkit dari sikap permisifnya. Situasi ini tidak akan berubah kecuali diperjuangkan sendiri oleh masyarakat," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya