Berita

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel), Mardani H. Maming/Net

Hukum

Jadi Buronan KPK, Mardani H. Maming Malah Keliling Ziarah

SELASA, 26 JULI 2022 | 16:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel), Mardani H. Maming yang telah ditetapkan sebagai buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut sedang berkeliling ziarah.

Hal itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum praperadilan Maming, Denny Indrayana usai sidang lanjutan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa siang (26/7).

"Beliau kelihatannya butuh keliling untuk ziarah-ziarah," ujar Denny kepada wartawan di PN Jakarta Selatan, Selasa siang (26/7).


Denny mengatakan, kegiatan berziarah itu dilakukan Maming yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mendapatkan ketenangan rohani.

Menurut Denny, Maming membutuhkan aktivitas keagamaan untuk menenangkan diri dalam kasus yang ditangani KPK, yakni kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel.

"Biasanya dalam situasi seperti ini butuh lebih mendekatkan diri pada yang di atas (Tuhan)," kata Denny.

Namun demikian, Denny mengklaim tidak mengetahui lokasi ziarah yang didatangi Maming karena tidak diberitahu lokasinya.

KPK pada hari ini, Selasa (26/7) resmi memasukkan tersangka Maming dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena dianggap tidak kooperatif setelah mangkir dari dua panggilan tim penyidik sebagai tersangka.

KPK pun meminta bantuan Bareskrim Polri untuk memburu dan menangkap Maming dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

KPK mengimbau agar Maming menyerahkan diri dan kooperatif selama proses penyidikan di KPK. Masyakarat juga diimbau untuk melaporkan kepada KPK atau ke kantor kepolisian terdekat jika mengetahui atau mendapat informasi keberadaan Maming.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya