Berita

Pejabat dari Komisi Militer Pusat, Kementerian Pertahanan dan Tentara Rakyat Vietnam hadir dalam pertemuan Senin 25 Juli 2006/Net

Dunia

PM Pham Minh Chính Imbau Agar Tentara Vietnam Tingkatkan Perlindungan Keamanan Nasional

SELASA, 26 JULI 2022 | 16:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tentara Vietnam layak diajungi jempol. Selama enam bulan terakhir mereka sukses melakukan tugas dengan sebaik mungkin sesuai arahan pimpinan, baik dari Komite Militer Pusat maupun dari Kementerian Pertahanan.

Perdana Menteri Phạm Minh Chính menyampaikan hal itu saat menghadiri pertemuan yang membahas peninjauan pekerjaan pertahanan nasional yang diselenggarakan oleh Komite Militer Pusat pada senin (25/7), seperti dilaporkan Viet Nam News.

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Jenderal Phan Văn Giang, diketahui bahwa Komite Militer Pusat dan Kementerian Pertahanan telah menunjukkan kesuksesannya dalam mengarahkan tentara untuk memenuhi misi dan tugas mereka.


Para tentara telah melakukan pekerjaan yang hebat dalam mengawasi keamanan nasional, meramalkan situasi militer, dan menangani konflik untuk melindungi kedaulatan negara, perbatasan, laut dan pulau-pulau.

Mereka telah bekerja sama erat dengan kementerian dan otoritas terkait untuk menghasilkan strategi, skema, dan sistem hukum di bidang militer dan pertahanan nasional.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh anggota Politbiro, anggota Komisi Militer Pusat dan perwira tinggi militer.

Para tentara mengusulkan agar Politbiro menerapkan resolusi tentang pengorganisasian tentara dan mempromosikan pengembangan industri pertahanan hingga 2030 dan tahun-tahun berikutnya.

Komisi telah mengarahkan tentara untuk bersiap dan tetap siaga tinggi untuk melindungi wilayah udara, laut, perbatasan, dan wilayah pedalaman negara, dan berkoordinasi dengan pasukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Lebih dari 13.500 perwira militer dan warga sipil pertahanan, dan hampir 2.200 kendaraan dikerahkan untuk membantu dan menyelamatkan orang-orang di daerah rawan bencana, terutama yang terkena dampak parah oleh hujan deras dan banjir di wilayah utara dan utara-tengah.

Dalam enam bulan ke depan, komisi menetapkan untuk mencapai hasil yang lebih besar untuk misi militer dan pertahanan mereka daripada pada tahun 2021.

Beberapa fokus utama mereka adalah proaktif dalam meramalkan dan mengevaluasi situasi pertahanan, dan memberikan nasihat tepat waktu kepada Partai dan Negara untuk memastikan keamanan nasional.

Tugas penting lainnya adalah meninjau 10 tahun implementasi resolusi 11th masa jabatan Komite Sentral kedelapan tentang strategi pertahanan negara dalam situasi baru, serta untuk terus membangun dan memperkuat zona pertahanan dan pertahanan nasional di semua tingkatan.

Phạm Minh Chính memuji upaya komisi dan tentara untuk melindungi Partai, negara, rakyat, dan rezim sosialis dalam enam bulan terakhir. Mereka telah membantu meningkatkan kepercayaan rakyat pada Partai dan Negara serta memperkuat posisi negara secara internasional, katanya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya