Berita

Junta Myanmar/Net

Dunia

ASEAN: Eksekusi Junta Myanmar Merusak Upaya Menangani Krisis

SELASA, 26 JULI 2022 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta Myamar mendapatkan teguran keras dari tetangganya, Kamboja, yang saat ini memegang Keketuaan ASEAN, atas tindakan eksekusi terhadap empat aktivis politik.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (26/7), Kamboja menyebut tindakan eksekusi itu sangat tercela dan merusak upaya kawasan untuk mengurangi eskalasi krisis.

"Sementara kompleksitas krisis sudah diakui dengan baik dan suasana permusuhan yang ekstrem dapat dirasakan dari seluruh penjuru Myanmar, ASEAN secara keseluruhan telah menyerukan untuk menahan diri sepenuhnya," kata Kamboja, seperti dimuat Reuters.


Junta Myanmar mengeksekusi empat tahanan, termasuk mantan anggota parlemen dari Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Phyo Zeya Thaw dan aktivis pro-demokrasi Kyaw Min Yu.

ASEAN mengatakan tindakan itu sangat bermasalah, dan dilakukan hanya seminggu menjelang pertemuan tingkat menteri ASEAN ke-55.

Itu juga menunjukkan kurangnya kemauan junta untuk mendukung rencana perdamaian ASEAN yang didukung oleh PBB.

Tindakan junta untuk mengeksekusi para tahanan juga memicu kemarahan internasional. Amerika Serikat (AS), Inggris, Australia, Uni Eropa, dan PBB menyebut junta telah melakukan kekejaman.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya