Berita

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa/RMOL

Politik

Beda Gatot dan Andika Perkasa Menghadapi Godaan Pemilihan Presiden

SELASA, 26 JULI 2022 | 09:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa dinilai syarat kepentingan politik usai namanya diumumkan sebagai salah satu kandidat calon presiden (Capres) dari Partai Nasdem.

Pengamat pertahanan dan keamanan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Robi Sugara menilai, kinerja Andika berpotensi ganda dengan kepentingan politik pribadi. Apalagi pengumuman akhir pengusungan calon presiden secara definitif dari Nasdem kemungkinan dilakukan akhir tahun ini.

"Andika seperti membiarkan usulan dari Nasdem tersebut,” kata Robi diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (26/7).


Lebih lanjut, Robi melihat beda sikap antara Andika dengan Panglima TNI 2015-2017, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Saat itu, Gatot secara tegas tidak akan mencalonkan atau tidak bersedia dicalonkan sebagai presiden selagi dirinya menjabat sebagai Panglima TNI.

Meski begitu, Robi mengamini secara regulasi tidak ada yang dilanggar oleh Andika dalam tindakannya. Namun secara etika, hal itu dianggap menciderai profesionalitas TNI.

"Ini tentu berbeda dengan kasus Anies dan Ganjar yang keduanya menempati jabatan politik,” demikian Robi.

Andika menjadi salah satu bakal calon presiden yang dimunculkan Partai Nasdem. Selain Andika, ada nama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang diumumkan Ketum Nasdem, Surya paloh saat Rakernas, 15 sampai 17 Juni 2022.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya