Berita

Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos/RMOL

Politik

Optimalisasi Peranan Gugus Keamanan Siber, KPU Koordinasi dengan Polri hingga BSSN

SENIN, 25 JULI 2022 | 18:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gugus Kemanan Siber dibentuk untuk memastikan keamanan seluruh sistem digital Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai instrumen menjalankan tahapan Pemilu Serentak 2024 akan dioptimalkan.

Hari ini, Senin (25/7), KPU bersama dengan Polri, Badan Intelejen Negara (BIN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan juga Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos menjelaskan, Rakor yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut yang dilaksanakan pihaknya pada awal bulan lalu, di mana telah melakukan rakor secara virtual.


"Hari ini kita siapkan tindakan preventif yang dilakukan oleh KPU RI dalam hal langkah-langkah apa yang harus diambil. Ini sedang kita update kembali untuk kira-kira siapa melakukan apa, bagaimana jika terjadi gangguan terhadap keamanan siber," ujar Betty.

Mantan Ketua KPU DKI Jakarta ini mengatakan, KPU RI tidak bisa bekerja sendirian dalam hal memastikan kinerja dan keamanan sistem informasi yang ada.

Salah satu contohnya, disebutkan Betty, adalah sistem informasi partai politik (Sipol) yang mana dipergunakan untuk proses pendaftaran parpol calon peserta Pemilu Serentak 2024 yang akan berlangsung pada 1 hingga 14 Agustus 2024 mendatang.

"KPU tentu harus melibatkan negara dalam hal ini instansi negara yang lain untuk bisa memberikan, menjaga keamanan Sipol yang kita miliki," ucapnya.

Melalui Rakor kali ini, Betty berharap seluruh lembaga negara yang tergabung di dalam Gugus Keamanan Siber bisa memastikan jajarannya untuk siap berkerja membantu KPU dalam memastikan keamanan sistem informasi yang digunakan dalam proses Pemilu Serentak 2024.

"Jadi semuanya kita tahu siapa melakukan apa. Tapi kan semuanya harus tersinergi, dan kita sudah punya gugus tugas. Jadi ini optimalisasi gugus tugas yang kita sudah buat menjelang Pemilu tahun 2024," katanya.

"Preventif itu perlu dilakukan. Oleh karenanya komunikasi inilah yang kemudian kami terus lakukan secara terbuka dengan mereka," demikian Betty.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya