Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Presiden Jokowi, Jusuf Kalla/Net

Politik

Mirip dengan Demokrat, Hubungan Nasdem-PDIP Dipengaruhi Relasi Para Elit

SABTU, 23 JULI 2022 | 13:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hubungan politik antara PDI Perjuangan dengan Partai Nasdem disinyalir punya kemiripan hubungan antara partai banteng moncong putih itu dengan Partai Demokrat.

Begitu pendapat pengamat politik Universitas Indonesia, Ade Reza Haryadi, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (23/7).

Reza berpendapat, ruang dialog yang telah dibuka Ketua Umum Partai Nasdemm Surya Paloh kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang tidak direspon dengan melakukan pertemuan adalah salah satu tanda ada hubungan yang tidak baik-baik saja.


"Satu hal yang perlu dicermati dalam dinamika politik Indonesia, bagaiamana pun dipengaruhi nilai-nilai tradisi di dalam politik di Indonesia. Dalam konteks itu ditunjukkan dengan peranan hubungan antar pribadi yang mempengaruhi hubungan politik antar partai," ujar Reza.

Hubungan antar pribadi elite parpol, lanjut Reza, menyangkut soal komunikasi personal, persepsi tentang etika dan nilai-nilai politik yang dianut invidu masing-masing.

"Contohnya sepeti pertemuan poros Teuku Umar-Gondangdia pada 2019. Kemudian pada sejumlah momen tertangkap oleh media bahwa Bu Mega melewatkan atau mengabaikan Pak Surya ketika ingin bersalaman," ungkapnya.

Oleh karena itu, Reza memandang hubungan antara PDIP dan Nasdem kini sudah semakin mirip dengan Demokrat, apalagi setelah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengumumkan 3 nama bakal calon presiden (bacapres) yang salah satunya ada nama kader PDIP, yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Jadi ini menjelaskan mengapa hubungan antara Demokrat dan PDIP kok kurang erat ya? Karena mungkin Pak SBY dan Bu Mega secara personal juga kurang erat hubungannya," katanya.

"Begitu juga dengan Nasdem dan PDI. Saya kira ada beberapa hal yang bisa digunakan untuk melihat mengapa hari ini kelihatannya Nasdem dan PDI tidak erat (hubungannya)," tandas Reza.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya