Berita

Ilustrasi/Net

Publika

Janji Garuda ke Konsumen Tak Kunjung Terealisasi

JUMAT, 22 JULI 2022 | 19:48 WIB

PADA 9 Mei 2022 konsumen atas nama Lauren Hana dan Yeo Joo Lee membeli tiket Garuda untuk penerbangan dari Incheon (ICN), Korea Selatan ke Cengkareng (CGK), Jakarta, Indonesia.

Namun, pada 29 Mei 2022, secara sepihak Garuda memindahkan penerbangan ICN-CGK 23 Juni 2022, dari pukul 10.35- 5.30 menjadi tanggal 24 Juni 2022.

Hana dan Yeo Joo Lee yang tidak setuju atas perubahan dari pihak maskapai. Mereka menghubungi contact center Garuda untuk meminta dicarikan pesawat dengan hari yang sama sesuai penerbangan yang dipesan. Namun, pihak maskapai meminta waktu satu hari kerja untuk mencarikan tiket pengganti.


Selanjutnya pada 30 Mei 2022, konsumen kembali menghubungi pihak Maskapai Garuda guna mengonfirmasi perihal tiket pengganti yang dijanjikan. ke pihak maskapai. Namun pihak Garuda tidak dapat mencarikan tiket pengganti pada tanggal yang sama.

Lalu pihak Garuda menawarkan pengembalian dana secara penuh dalam jangka waktu 30 hari kerja kepada pihak konsumen. Hal ini karena ada kebutuhan konsumen untuk mendapatkan tiket pesawat pada 8 Agustus 2022.

Pihak konsumen menanyakan apakah e-voucher dapat dipindahtangankan kepada orang lain? Pihak Garuda menanggapi dengan jawaban bahwa  e-voucher dapat dipindahtangankan dengan syarat surat kuasa sesuai dengan nama yang tertera di tiket penumpang yang diberi kuasa.

Selanjutnya pihak konsumen menerima dan mengajukan pengembalian dana sesuai dengan saran pihak Garuda. Setelah itu konsumen membeli tiket baru menggunakan uang pribadi melalui maskapai Asiana.

Karena sudah mendekati waktu jatuh tempo yaitu pada 30 hari kerja dari pengajuan, maka pada 3 Juli 2022 pihak konsumen menghubungi Maskapai Garuda guna mengonfirmasi kembali terkait  e-voucher yang dijanjikan Garuda.

Namun, setelah dicek ternyata e-voucher belum jadi dan pihak konsumen diminta menunggu hingga 30 hari kerja, sesuai waktu yang dijanjikan. Konsumen pun memahami hal tersebut dan menunggu hingga batas waktu yang disepakati.

Kemudian pada 8 Juli 2022, sesuai batas waktu yang disepakati, pihak konsumen mengonfirmasi kembali pihak Maskapai Garuda terkait e-voucher belum juga diterima.

Pihak Maskapai Garuda meminta konsumen untuk kembali bersabar dan menunggu 3 hari. Alasannya karena e-voucher sedang dalam proses konfirmasi kepada pihak travel agent tempat konsumen memesan tiket.

Selanjutnya, sejak 11 Juli 2022, konsumen selalu menanyakan ke pihak Maskapai Garuda terkait e-voucher yang dijanjikan.

Namun lagi-lagi, Garuda selalu meminta waktu 3 hari dengan alasan untuk konfirmasi kepada pihak travel agent. Tapi hingga hari ini, Jumat 22 Juli 2022, e-voucher yang dijanjikan Garuda tidak kunjung diterima konsumen.

Tiket Garuda atas nama Lauren Hana nomor P8MTG2, ICN-CGK 23 Juni 2022, 10.35-15.30 dan CGK-ICN 14 Juli 2022, 23.10-08.30.

Sedangkan tiket Garuda atas nama Yeo Joo Lee nomor P65NI9, ICN-CGK 23 Juni 2022, 10.35-15.30 dan CGK-ICN 11 Juli 2022, 23.10-08.30.

Ada pun tiket yang harus dikembalikan dalam bentuk e-voucher, untuk konsumen Lauren Hana senilai USD800 dan konsumen Yeo Joo Lee USD815.

Fadzri Try Utama
Pelapor Keluhan Garuda dengan Nomor Pelaporan 900028486

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya