Berita

Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara/Net

Politik

Igor Dirgantara: Nasdem Nampaknya Frustasi Tak Punya Kader Diusung Capres 2024, Makanya Sebut Prabowo Tua

JUMAT, 22 JULI 2022 | 15:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Ketua DPP Partai Nasdem, Zulfan Lindan, yang mengklaim Ketumnya, Surya Paloh menyarankan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk tidak nyapres di 2024 karena faktor usia dinilai sebagai sikap frustasi partai.

Begitu disampaikan Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/7).

"Jadi sepertinya NasDem agak frustasi karena enggak punya kader yang bisa diusung di Pilpres 2024," ujar Igor.


Meski sudah dibantah oleh Prabowo melalui Jubirnya, Dahnil Anzar Simanjuntak bahwa Surya Paloh tidak pernah melarang Prabowo untuk nyapres di 2024 karena usianya sudah tua, menurut Igor ada maksud yang disampaikan Nasdem melalui Zulfan.

"Lalau Nasdem sekonyong-konyong enggak ada angin, enggak ada hujan bawa-bawa nama Prabowo itu juga patut dipertanyakan juga," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut Igor berpendapat, pernyataan Zulfan bisa dikategorikan sebagai upaya pencekalan kepada sosok Menteri Pertahanan tersebut yang berhak mencalonkan diri sebagai presiden pada 2024 mendatang.

"Pasal 28D ayat (3) (UUD 1945) itu menjamin semua warga negara punya kesempatan yang sama untuk berkompetisi di dalam Pemilu, baik suku, agama, usia, jenis kelamin," tuturnya.

"Jadi secara UU salah ngomong gitu. Itu namanya politik identitas berdasarkan usia. Jadi yang tua enggak boleh maju (tapi) yang muda boleh maju. Itu kan sama saja," demikian Igor.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya