Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Kalau Mau Fair, Kapolda Metro Jaya Juga Perlu Dinonaktifkan

KAMIS, 21 JULI 2022 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dari jabatannya. Hal ini, dalam upaya menjaga independensi penganan perkara kasus baku tembak di kediaman dinas Irjen Ferdy Sambo.

Keduanya dinonaktifkan setelah Jenderal Sigit juga menonaktifkan Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam.

Politisi kawakan Arief Poyuono mengatakan, keputusan Jenderal Sigit tersebut sudah tepat. Terlebih, keluarga Brigadir J yang menjadi korban tewas pada penembakan itu sudah melaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan pembunuhan berencana.


Tetapi, pada sisi lain Arief meminta agar semua pihak yang terkait pada kasus itu sejak awal dinonaktifkan. Utamanya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang sembat membagikan momen berpelukan dengan Ferdy Sambo.

"Kadiv Propam, Karo Paminal, Kapolres Jaksel dinonaktifkan dalam peristiwa tewasnya Brigadir J. Lalu bagaimana dengan Kapolda Metro Jaya yang berpelukan dengan Ferdi Sambo kayak film Teletubies," ujar Arief kepada wartawan, Kamis (21/7).

Arief mengaku, juga tidak habis pikir dengan kuasa hukum keluarga Brigadir J yang tidak menuntut Fadil Imran dinonaktifkan sebagai Kapolda.

"Kalau mau fair sih dan penyelidikan peristiwa tewas Brigadir J lebih independen untuk disidik, pengacaranya Brigadir J harusnya juga minta Kapolda Metro Jaya dicopot," terangnya.

"Apalagi penyidikan kasus Brigadir J Polda Metro Jaya juga ikut menyidik tuh," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya