Berita

Perempuan di Afghanistan/Net

Dunia

Warga Panjshir Protes Atas Penembakan Mati Perempuan Afghanistan oleh Taliban

KAMIS, 21 JULI 2022 | 13:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekelompok perempuan di Provinsi Panjshir, Afghanistan melakukan aksi protes terhadap Taliban. Itu terjadi setelah seorang perempuan dibunuh oleh pasukan Taliban.

Menurut laporan ANI News pada Selasa (19/7), perempuan tersebut ditembak mati oleh sniper Taliban ketika hendak mengantarkan bekal untuk suaminya di Distrik Abshar, Panjshir pada awal pekan ini.

Di bawah kekuasaannya, Taliban melarang perempuan untuk pergi ke luar rumah sendiri tanpa pendamping laki-laki. Taliban juga telah meminta para pegawai perempuan keluar dari pekerjaannya dan menggantikannya dengan kerabat lelaki mereka.


Hal ini memicu kemarahan perempuan di Afghanistan yang hak-hak mereka telah dicabut. Termasuk anak-anak perempuan yang tidak diizinkan kembali ke sekolah menengah.

"Telah terjadi pelanggaran HAM serius di (Afghanistan) yang akhirnya menciptakan ketakutan dan ketidakpercayaan warga. Ini melawan hukum kemanusiaan internasional dan bisa jadi merupakan kejahatan perang," kata peneliti Amnesty International Asia Selatan, Zaman Sultani.

Awal Juni ini, sebuah kelompok hak asasi di London menyuarakan keprihatinan mereka atas laporan pembunuhan di luar hukum dan penangkapan sewenang-wenang di Provinsi Panjshir, Afghanistan.

Kelompok itu meminta agara Taliban segera melakukan investigasi secara jujur dan menuntut keadilan atas penyiksaan, penangkapan paksa dan eksekusi diluar hukum.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya