Berita

Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi /Net

Dunia

Serangan Udara Turki di Kurdistan Tewaskan Delapan Turis, PM Irak Mustafa Al-Kadhimi Murka

KAMIS, 21 JULI 2022 | 06:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Irak meluapkan kemarahannya setelah terjadi serangan artileri yang dilakukan pasukan Turki yang menewaskan sejumlah turis di wilayah Kurdistan.

Dalam pernyataannya pada Rabu (20/7), Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan yang nyata.

“Pasukan Turki telah melakukan sekali lagi pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Irak,” katanya di Twitter, seperti dikutip dari AFP, Kamis (21/7).


Serangan udara Turki pada Rabu (20/7) dilaporkan menewaskan delapan turis di Irak utara dan melukai lebih dari 20, kata pejabat Kurdi Irak.

Setidaknya empat rudal menghantam daerah resor Barakh di distrik Zakho di wilayah semi-otonom yang dikelola Kurdi. Walikota distrik Mushir Mohammed mengatakan kepada The Associated Press, semua korban adalah warga negara Irak.

Ratusan turis Irak datang ke wilayah Kurdi dari selatan selama bulan-bulan puncak musim panas karena cuaca yang relatif lebih dingin. Tempat wisata di Zakho itu lokasinya dekat dengan pangkalan militer yang didirikan oleh Turki.

Turki secara teratur melakukan serangan udara ke Irak utara dan telah mengirim pasukan komando untuk mendukung serangannya yang menargetkan unsur-unsur Partai Pekerja Kurdistan atau PKK yang dilarang.

Serangan hari Rabu menandai pertama kalinya turis terbunuh dalam serangan yang sering dilakukan oleh Turki di daerah itu, kata para pejabat.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya