Berita

Virus Marberg terkonfirmasi di Ghana dan menewaskan dua orang yang terinfeksi/Net

Dunia

Ghana Laporkan Virus Marberg Telah Tewaskan Dua Warganya yang Tertular

SENIN, 18 JULI 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pihak layanan kesehatan Ghana (GHS) pada Minggu (17/7) secara resmi mengkonfirmasi dua kasus virus Marburg setelah dua orang warganya terinfeksi dan kemudian meninggal pada awal bulan ini.

WHO menyatakan, Kedua pasien berasal dari wilayah Ashanti, Ghana selatan, keduanya memiliki gejala termasuk diare, demam, mual dan muntah, sebelum meninggal di rumah sakit.

"Otoritas kesehatan (Ghana) telah merespons dengan cepat, bersiap untuk kemungkinan wabah. Ini bagus karena tanpa tindakan segera dan tegas, Marburg dapat dengan mudah lepas kendali," kata Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti seperti dikutip Reuters pada Senin (18/7).


Pihak GHS mengungkapkan bahwa tes telah dilakukan di Ghana pada 10 Juli lalu. Namun, hasilnya harus diverifikasi oleh laboratorium Senegal untuk kasus-kasus yang terkonfirmasi.

Kasus ini merupakan wabah Marburg kedua di Afrika Barat, setelah kasus pertamanya terjadi di Guinea tahun lalu, tanpa ada kasus lebih lanjut yang teridentifikasi.

Berdasarkan data WHO, terdapat belasan wabah besar Marburg sejak 1967. Sebagian besar di Afrika bagian selatan dan timur.
 
"Tingkat kematian bervariasi dari 24 persen hingga 88 persen pada wabah di masa lalu tergantung pada jenis virus dan manajemen kasus," ungkapnya.

Virus Marberg ditularkan melalui kelelawar buah dan menyebar di antara manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya