Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

KIB Kecil Kemungkinan Usung Anies Baswedan

SENIN, 18 JULI 2022 | 12:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai-partai yang tergabung dalam KIB tampak tidak akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Hal itu dapat dilihat dari sinyal petinggi Golkar, PPP, dan PAN yang akan memprioritaskan kedernya menjadi capres.

Begitu analisa pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyoal popularitas dan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang semakin moncer jelang purna baktinya.

Menurutnya, meski di akar rumput PAN dan PPP serta Golkar banyak yang menyuarakan Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden pilihan mereka. Namun, mustahil bagi ketiga partai tersebut mengusung Anies Baswedan lantaran bukan dari kader tiga partai tersebut.


"Karena itu, tiga partai tersebut kecil kemungkinan akan mengusung capres yang bukan kadernya,” kata Jamiluddin kepada wartawan, Senin (18/7).

Dia menuturkan, jika KIB ingin mengusung tokoh di luar kader tiiga partai, maka tokoh yang paling banyak dipilih adalah Ganjar Pranowo.

"Kalau pun mereka akan mengusung di luar kadernya, maka sosok itu tampaknya yang mendapat restu dari Presiden Jokowi. Sosok yang mendapat restu Istana tampaknya bukan Anies, tapi Ganjar-Prabowo,” ujarnya.

"Dasarnya, KIB selalu menyatakan akan meneruskan program Jokowi. Hal itu tentunya Anies kurang pas kalau yang dicalonkan KIB,” imbuhnya.

Mantan dosen FIKOM IISIP ini menambahkan tokoh seperti Ganjar Pranowo diharapkan bisa meneruskan program Jokowi. Pasalnya, Jokowi lebih memprioritaskan pada pembangunan fisik, sementara Anies dalam membangun Jakarta berupaya menyeimbangkan pembangunan fisik dan manusianya

"Jadi, KIB akan mencari sosok yang orientasinya pada pembangunan fisik dan punya kedekatan dengan Jokowi. Sosok seperti itu sudah pasti bukan Anies,” demikian Jamiluddin.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya