Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

Fahira Idris: Pancasila Jauh-jauh Hari Sudah Ingatkan Ancaman Krisis Pangan Dunia

SENIN, 18 JULI 2022 | 07:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pancasila sebagai ideologi yang futuristik dan basis arah dan tujuan pembangunan nasional sejatinya sudah mengingatkan potensi terjadinya krisis pangan dunia.
 
Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, Pancasila secara tegas menghendaki agar Indonesia sebagai negara yang memiliki ekonomi mandiri, tidak tergantung dan dikendalikan oleh gejolak harga-harga dan pasar, terutama di negara-negara maju.
 
“Pancasila sudah mengingatkan kita semua bahwa krisis pangan akan selalu membayangi dunia. Oleh karena itu, Pancasila menginginkan agar bangsa ini tumbuh menjadi negara yang memiliki ekonomi yang mandiri," kata Fahira dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/7).


Soal pangan, kata Fahira, cara pandang Pancasila bukan lagi inward looking atau berorientasi ke dalam, tetapi sudah outward looking atau mampu memberi sumbangsih bagi ketersediaan pangan dunia.

Keyakinan ini sudah dimiliki para pendiri bangsa sebagai perumus Pancasila dikarenakan potensi dan kekayaan Indonesia melimpah. Sebagai negara kepulauan dan agraris yang subur, kekuatan ekonomi Indonesia sejatinya ada di sektor pangan.
 
“Itulah kenapa, sejatinya pondasi ekonomi Indonesia sebenarnya mengutamakan produksi bahan pangan dan perluasan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya