Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Net

Politik

Agar Tidak Menyesal, Ganjar Harus Segera Putar Haluan ke Parpol Lain

MINGGU, 17 JULI 2022 | 16:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pintu pencalonan Calon Presiden (Capres) dari PDI Perjuangan dianggap sudah tertutup, Ganjar Pranowo disarankan untuk segera putar haluan berlabuh ke partai politik (Parpol) yang lain.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, dengan tertutupnya peluang diusung PDIP sebagai Capres, maka pilihan bagi Ganjar adalah harus segera putar haluan untuk segera berlabuh ke parpol yang lain.

"Kalau Ganjar tidak segera pindah haluan, maka akan merugikan dirinya di tengah berbagai macam ganjalan yang datang di internal PDIP," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/7).


Karena menurut Muslim, jika Ganjar mampu memanfaatkan momentum, maka saat ini waktu yang tepat bagi Ganjar untuk pindah ke partai lain. Alasannya, saat ini elektabilitasnya Ganjar sedang moncer.

"Saya kira ini momentum yang jarang akan terulang kembali, kalau Ganjar jeli mestinya memanfaatkan momentum ini untuk segera pindah Parpol," kata Saiful.

Publik pun kata Saiful, bukan tidak mungkin akan semakin berempati kepada Ganjar jika memanfaatkan peluang untuk pindah ke partai lain di tengah dirinya sudah seperti tidak dianggap oleh partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu.

"Saya kira banyak partai yang akan menerima Ganjar, tinggal kemudian yang bersangkutan segera menentukan pilihan, apalagi sudah ada partai yang mendeklarasikan Ganjar sebagai bakal calon presiden pilihan Partai Nasdem," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya