Berita

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden AS Joe Biden bertemu di Istana Al Salman di Jeddah, Arab Saudi pada Jumat, 16 Juli 2022/Net

Dunia

Biden Singgung Pembunuhan Khashoggi, MBS Beberkan Kesalahan AS

MINGGU, 17 JULI 2022 | 15:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isu seputar hak asasi manusia, khususnya pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, disoroti oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ketika melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

Pembunuhan Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2018 diyakini oleh badan-badan intelijen AS telah didalangi oleh MBS. Meski tuduhan tersebut dibantah.

Isu ini telah memperburuk hubungan antara AS dan Arab Saudi di bawah pemerintahan Biden dari Demokrat.


MBS menyebut tuduhan itu sangat menyakiti negaranya dan pihaknya telah berupaya keras untuk mencegah terulangnya kesalahan seperti pembunuhan Khashoggi.

Menurut Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel al-Jubeir, Biden tampaknya membahas kasus Khashoggi selama pertemuan dengan MBS pada Jumat (15/7).

Dalam pembicaraan tersebut, MBS balik menuduh AS yang juga telah membuat kesalahan yang sama dengan memaksakan nilai-nilainya di Irak dan Afganistan.

"Setiap negara memiliki nilai yang berbeda dan nilai-nilai itu harus dihormati. Jika terus dipaksakan itu akan menjadi bumerang" kata MBS kepada Biden, seperti dimuat Reuters.

MBS juga mengungkit pembunuhan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh selama serangan Israel di Tepi Barat. Akleh ditembak di kepala pada 11 Mei saat melaporkan serangan Israel di Kota Jenin.

Warga Palestina percaya Akleh dibunuh dengan sengaja oleh pasukan Israel. Namun Israel menyangkal bahwa tentaranya menembak Akleh dengan sengaja.

Jubeir juga menepis tuduhan AS yang menyatakan bahwa Arab Saudi memiliki ratusan tahanan politik. Pihaknya justru menyalahkan AS yang telah melakukan kejahatan di Abu Ghraib, penjara di Irak.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya