Berita

Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad/RMOLJatim

Politik

Prabowo Didoakan Jadi Presiden 2024 pada Kongres Fatayat NU, Gerindra Jatim: Doa Tulus untuk Pimpin Indonesia

SABTU, 16 JULI 2022 | 23:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didoakan agar terpilih menjadi presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Doa dan bacaan AlFfatihah itu dilantunkan oleh Ketua PWNU Sumsel, KH Amiruddin Nahrawi, saat Kongres XVI Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Palembang, Sumsel, Jumat kemarin (15/7).

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad menilai, doa itu diberikan karena Prabowo dianggap mampu menggantikan Joko Widodo pada 2024 mendatang.

"Itu doa yang tulus, karena Pak Prabowo saya kira menjadi sosok, bahkan satu-satunya yang paling mampu memimpin Indonesia pascakepemimpinan Pak Jokowi," katanya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (16/7).


Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu menambahkan, Prabowo sejak lama dikenal dekat dengan ulama. Karena itu, kalau banyak ulama yang mendukung dan mendoakan Prabowo jadi presiden adalah fenomena yang wajar.

"Banyak yang menitipkan doa Pak Prabowo menjadi presiden. Apalagi kita semua tahu, Pak Prabowo sosok yang dekat dengan ulama, dan selalu mendengar masukan para ulama," jelasnya.

Pria yang dikabarkan akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 itu menjelaskan, Prabowo punya modal kuat untuk bertarung di Pilpres 2024 mendatang. Salah satunya adalah prestasi dan kinerja cemerlang saat menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) dalam kabinet Jokowi.

"Kinerja Pak Prabowo itu terbaik sebagai menteri, saya kira memang sudah saatnya beliau memimpin Indonesia 2024 mendatang," harapnya.

Melihat elektabilitas Prabowo di sejumlah survei, ia yakin peluang mantan Danjen Kopassus itu untuk menjadi Presiden semakin terbuka lebar.

"Melihat survei, angka elektabilitasnya juga tinggi. Dan yang terpenting, restu ulama, kiai, untuk Pak Prabowo tentu melapangkan jalan beliau menjadi the next president," tandasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya