Berita

Proses evakuasi warga yang tertimbun longsor/Ist

Nusantara

Berlakukan Siaga Bencana, Satu Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Kota Bogor

SABTU, 16 JULI 2022 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hujan lebat disertai petir terus mengguyur Kota Bogor, pada Jumat (15/7). Akibatnya, beberapa titik lokasi di Kota Bogor mengalami banjir dan tanah longsor.

Berdasarkan laporan tim Pusdalops-PB BPBD Kota Bogor, Jawa Barat, hingga Jumat (15/7) sekira pukul 21.00 WIB, terdapat 21 kejadian bencana alam maupun non alam, dan satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Rinciannya, banjir terjadi di 10 titik lokasi, tanah longsor di enam titik lokasi dan bangunan roboh atau jebol di lima titik lokasi.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mengingatkan warga yang tinggal di lokasi rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan. Sebab, saat ini intensitas hujan di Bogor masih tinggi.

"Apalagi posisinya di pinggir sungai, pinggir tebing atau daerah-daerah banyak pohon, harus lebih waspada agar bisa terhindar dari bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (16/7).

Saat ini, pihaknya tidak menyiagakan personel di semua lokasi bencana, tapi personel BPBD Kota Bogor mengutamakan lokasi-lokasi yang perlu ditangani darurat terlebih dahulu.

"Contoh tadi malam ada korban jiwa longsor di Kampung Got, Kelurahan Curug. Itu personel banyak di situ untuk evakuasi korban tertimbun," jelasnya.

"Korban M (57) tertimbun puing longsor di Kp. Got RT 02 RW 08 Kelurahan Curug, Bogor Barat berhasil dievakuasi oleh TIM SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia," imbuhnya.

Kemudian, personel lain mengecek lokasi-lokasi yang ada untuk di asesmen. Melihat dan mencatat kejadiannya, kemudian dilihat apa yang perlu dibantu dan dilaporkan kepada dinas teknis.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya