Berita

Ketua PA 212 Slamet Maarif/RMOL

Politik

Slamet Maarif hingga Hidayat Nur Wahid Dukung Deklarasi Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI)

JUMAT, 15 JULI 2022 | 16:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Deklarasi Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI) di Aula Buya Hamka, Majid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat sore (15/7), disambut baik sejumlah tokoh politik hingga ulama.

Wakil Ketua Majleis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) hingga Ketua PA 212 Slamet Maarif turut hadir memeriahkan acara deklarasi GNAI yang digagas oleh Ferry Juliantono dan kawan-kawan tersebut.

“Tentu saja Kami menyembut baik Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI). Kami berharap gerakan ini bisa mewujudkan Indonesia yang baldatun tiyyibatun warobbun ghofuur,” ucap Hidayat Nur Wahid dalam sambutannya seusai deklarasi.


Sementara itu, Slamet Maarif mengatakan pihaknya mengapresiasi serta mendukung deklarasi GNAI. Sebab, islamofobia di Indoensia sendiri sudah sangat massif terjadi.

“Kita dari GNPF, PA 212, guru kami Habib Rizieq Shihab tentunya mengapresiasi dan mendukung GNAI hari ini dan berharap menjadi garda terdepan melakukan perlawan gerakan-gerakan anti islamofobia,” tegasnya.

Sebelumnya, Presidium GNAI Ferry Juliantono mengatakan deklarasi GNAI didasari oleh resolusi PBB yang telah mencanangkan setiap tanggal 15 Maret sebagai Hari Melawan Islamofobia.

Terlebih, islamofobia di dalam negeri semakin hari semakin semakin mengkhawatirkan dan itu bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Resolusi PBB ini sebagai pijakan untuk melawan Islamofobia di dalam negeri yang semakin hari semakin memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Ferry.

Tak hanya Hidayat Nur Wahid dan Slamet Maarif, politikus Partai Ummat Buni Yani dan Mustafa Nahrawardaya, hingga Ketua Umum Partai Masyumi Rebord Ahmad Yani pun hadir dalam acara deklarasi tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya