Berita

Pertemuan para Menteri Keuangan G20 di Bali pada Jum'at (15/7)/Net

Dunia

Menkeu G20 Bali Bahas Strategi Lawan Dampak Perang Ukraina

JUMAT, 15 JULI 2022 | 14:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Para Menteri Luar Negeri G20 mengadakan pertemuan tatap muka di Bali pada Jum'at (15/7) untuk mencari cara melawan dampak ekonomi dari perang di Ukraina, inflasi dan krisis global lainnya.  

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati mendesak sesama menteri keuangan, kepala bank sentral dan pemimpin lainnya untuk menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Jika tidak, maka negara-negara kecil dan berkembang akan ikut terdampak.

Seperti dikutip dari Independen, Indonesia mencoba untuk bertindak sebagai perantara yang jujur untuk menyatukan semua anggota G20 yang kini menghadapi perpecahan tajam sejak Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari lalu.


Para menteri keuangan berkoordinasi untuk memulihkan ekonomi mereka yang mengalami inflasi dengan level tertinggi selama 40 tahun, membuka rantai pasokan dan kemacetan akibat pandemi virus corona serta memperkuat sistem keuangan terhadap risiko di masa depan.

"G20 berhasil menjembatani perbedaan dalam menghadapi krisis keuangan global 2008 dan pandemi. Tindakan yang kita ambil saat ini akan memiliki efek yang sangat penting bagi dunia," kata Indrawati.

Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang menghadapi kekurangan bahan bakar dan biji-bijian akibat perang. Sebagai tuan rumah G20, Indonesia  bertanggung jawab untuk mengarahkan pertemuan tersebut untuk memperoleh solusi dari berbagai permasalahan global.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya