Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pekerja Pra Sejahtera

JUMAT, 15 JULI 2022 | 07:57 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

GARIS kemiskinan internasional menggunakan pengukuran paritas daya beli penduduk miskin sebesar 1,9 dolar AS per hari atau Rp 28.580 per hari berdasarkan kurs dolar 14 Juli 2022.

Dengan menggunakan pengukuran garis kemiskinan tersebut, maka Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dengan menggunakan pemodelan telah memperkirakan persentase jumlah penduduk yang bekerja berada di bawah garis kemiskinan internasional di tingkat dunia telah menurun dari 7,2 persen tahun 2020 menjadi 6,9 persen tahun 2021.

Dengan menggunakan pemodelan tersebut di atas, ILO memperkirakan persentase jumlah penduduk miskin pada paritas daya beli 1,9 dolar AS per hari di Indonesia juga telah berkurang dari 3,6 persen tahun 2020 menjadi 2,9 persen tahun 2021. Angka tersebut berjumlah sekitar 799.733 orang pekerja tahun 2022..


Tentu tidak dimaksudkan untuk mengurangi jumlah pekerja pra sejahtera, maka pengukurannya tersebut dilakukan setelah pekerja sedang mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah sebagai pendekatan jaring pengaman sosial. Pendekatan yang bersifat sementara tersebut bukanlah merupakan perbaikan kesejahteraan yang bersifat berkelanjutan.

Di tengah masalah kedatangan krisis pangan, krisis energi, laju inflasi tinggi, kemacetan pertumbuhan ekonomi, dan tantangan resesi ekonomi global dan nasional yang memperlemah daya beli pekerja, maka pemerintah perlu bekerja lebih keras untuk mencegah terjadinya efek domino dari gejolak sosial Sri Lanka masuk ke Indonesia secara bertahap dan cepat, sekalipun teknologi informasi semakin tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

Potensi keterhempasan dari para pekerja pra sejahtera tersebut tentu tidak dapat mengandalkan kearifan lokal, karena mereka akan sulit masih berada di bawah kemiskinan, apabila dalam keluarga besar masih terdapat patron, yang membantu masalah kemiskinan ekonomi rumah tangga sesuai tradisi budaya keluarga ketimuran.

Semula pembangunan pertanian dapat dijadikan sebagai solusi oleh pemerintah untuk mengurangi jumlah penduduk miskin, namun belenggu rumus tani sebagai aplikasi dari politik pembangunan pertanian dan pemangkasan dramatis berbagai subsidi pertanian atas tekanan keras dari perubahan oleh Organisasi Perdagangan Dunia, maka kapasitas pembangunan pertanian berkurang dalam mengurangi jumlah pekerja pra sejahtera.

Disamping itu, pembangunan pertanian kadangkala dapat menjadi bagian dari terbentuknya keberadaan naiknya jumlah pekerja pra sejahtera. Keberlakuan upah minimum yang semula dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja pra sejahtera, namun pada kasus pembangunan pertanian yang berorientasi pada surplus produksi, justru dapat berfungsi mengerem perbaikan tingkat kesejahteraan pekerja.

Kesenjangan ekonomi meningkat, apabila diperbandingkan dengan upah minimum antar sektor dan wilayah di Indonesia yang tinggi. Masalah meningkat, ketika jatuhnya harga jual produk pertanian lambat terperbaiki seperti pada tandan buah segar sawit dan getah karet.

Penulis adalah peneliti Indef, yang juga pengajar Universitas Mercu Buana

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya