Berita

Kerusuhan geng yang terjadi di Cite Soleil, Haiti sejak 7 Juli 2022/CNA

Dunia

Negara Makin Kacau Picu Kekerasan Geng, Puluhan Orang Tewas di Haiti

KAMIS, 14 JULI 2022 | 20:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekerasan antar-geng kembali terjadi di Haiti. Selama sepekan terakhir, kekerasan geng terjadi di Port-au-Prince, ibukota Haiti.

Jaringan Pertahanan Hak Asasi Manusia Nasional pada Kamis (14/7) mencatat setidaknya 89 orang tewas dan 74 orang lainnya menderita luka tembak dan pisau. Sementara 16 orang dinyatakan hilang.

Dari laporan Digital Journal, kekerasan yang terjadi di antara geng dipicu oleh kondisi negara yang tengah kacau akibat kenaikan harga pangan dan kekurangan bahan bakar yang semakin mengancam keamanan Haiti.


Letusan tembakan terus terdengar di daerah Cite Soleil sejak Kamis (7/7) lalu. Untuk menyelamatkan diri, ribuan keluarga tidak punya pilihan selain bersembunyi di dalam rumah, meski harus kelaparan.

Polisi setempat tidak sanggup melakukan intervensi karena kekurangan staf dan peralatan yang tidak memadai. Sementara itu, organisasi kemanusiaan internasional terus berjuang untuk mengirimkan pasokan makanan dan memberikan perawatan medis kepada warga yang terdampak.

Kepala misi lokal Doctors Without Borders, Mumuza Muhindo mendesak semua kombatan untuk mengizinkan petugas medis mengakses Brooklyn dengan aman, sebuah area di Cite Soleil yang paling terkena dampak kekerasan.

"Meski berbahaya, kami telah mengoperasi rata-rata 15 pasien sehari sejak Jumat lalu," tuturnya.

Dia mengatakan rekan-rekannya telah melihat mayat yang terbakar dan membusuk di sepanjang jalan menuju lingkungan Brooklyn, yang kemungkinan merupakan anggota geng yang tewas dalam bentrokan atau orang yang mencoba melarikan diri.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya