Berita

Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira/Net

Politik

Bhima Yudhistira: Anggaran Negara Bisa Hemat Puluhan Triliun Rupiah Jika Dibuat Super App

KAMIS, 14 JULI 2022 | 14:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Puluhan ribu aplikasi digital milik kementerian/lembaga (K/L) yang mengakibatkan pemborosan anggaran bisa diefisiensi dengan membuat super app.

Rencana pembuatan super app tersebut sudah direncanakan pemerintah, dalam hal ini oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Nantinya, 24 ribu aplikasi digital K/L akan digabungkan ke dalam satu aplikasi.

Rencana tersebut mendapat dukungan dari sejumlah kalangan, termasuk dari Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira, yang menaksir besaran anggaran negara yang bisa diefisiensi cukup signifikan.


"Anggaran yang bisa dihemat bisa puluhan triliun rupiah," ujar Bhima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/7).

Bhima juga sepakat dengan pendapat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyatakan bahwa pemborosan anggaran untuk aplikasi digital di K/L lantaran lebih dari sebagian aplikasi yang ada tidak dimanfaatkan maksimal.

"Karena apa? Banyak aplikasi-aplikasi yang tidak terurus dengan baik akhirnya down, fiturnya tidak optimal dimanfaatkan pengguna, ada juga yang sistemnya down, error, dan mengenai keamanan datanya juga," papar Bhima.

"Karena bagaimana pun juga aplikasi menyimpan data, kalau terlalu banyak aplikasi juga biaya untuk monitoring, pengawasan, SDM IT-nya juga boros," sambungnya.

Akan tetapi, penggabungan aplikasi digital K/L dalam super app juga harus dipilah. Dalam arti, aplikasi apa saja yang kemungkinan bisa untuk digabung ke dalam satu aplikasi.

""Jadi aplikasi yang bisa disatukan mungkin yang punya fungsi terkait pelayanan masyarakat. Itu modelnya seperti online single submission (OSS). Tapi kalau aplikasi yang berkaitan dengan teknis belum tentu bisa disatukan ke dalam super app," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya