Berita

Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe/Net

Dunia

Krisis Sri Lanka: Ranil Wickremesinghe Jadi Penjabat Presiden, Tetapkan Keadaan Darurat

RABU, 13 JULI 2022 | 16:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah Presiden Gotabaya Rajapaksa meninggalkan Sri Lanka, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe ditunjuk sebagai penjabat presiden.

Ketua Parlemen Mahinda Yapa Abeywardena pada Rabu (13/7) mengumumkan bahwa Rajapaksa telah menunjuk Wickremesinghe untuk menjalankan fungsinya selama ia berada di luar negeri.

"Ini sesuai dengan pasal 37 (1) UUD," ujarnya, seperti dimuat The Week.


Rajapaksa dan istrinya telah meninggalkan Sri Lanka menggunakan jet militer ke Maladewa, di tengah aksi protes besar-besaran yang melanda negara tersebut karena krisis ekonomi parah.

Setelah ditunjuk sebagai penjabat presiden, Wickremesinghe mengumumkan keadaan darurat. Ia juga memerintahkan pasukan keamanan menangkap orang-orang yang memicu kerusuhan.

Sementara itu, para pengunjuk rasa telah berkumpul di luar kantor PM, terlepas dari jam malam yang diberlakukan.

Pada akhir pekan lalu, Rajapaksa sudah mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri pada 13 Juli, setelah raturan ribu warganya melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya