Berita

Calon Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak/Net

Dunia

Jadi Kandidat Favorit untuk Kursi PM Inggris, Siapakah Rishi Sunak?

RABU, 13 JULI 2022 | 10:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di antara delapan kandidat yang telah mengajukan diri untuk menggantikan Boris Johnson sebagai Perdana Menteri Inggris dan pemimpin Partai Konservatif, nama Rishi Sunak dinilai paling diunggulkan.

Pria keturunan India yang lahir di Inggris pada 12 Mei 1980 ini merupakan mantan Menteri Keuangan. Ia menjabat posisi tersebut pada Februari 2020 dan mengundurkan diri pada Juli 2022 sebagai bentuk protes dan ketidakpercayaan terhadap Johnson yang sering terkait dengan banyak skandal.

Pria 42 tahun ini lulus dari Oxford dan Stanford. Ia kemudian berkecimpung di dunia bisnis, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.


Ia pertama kali menjadi anggota parlemen pada 2015, terpilih dari Richmond, Yorkshire. Karir politiknya kemudian melejit di Partai Konservatif, khususnya ketika ia mendukung gagasan Brexit.

Sebagai salah satu pendukung Boris Johnson, Sunak cukup lantang menyuarakan kampanye "Leave EU" atau meninggalkan Uni Eropa.

Hingga pada Februari 2020, ia menduduki kursi kabinet paling penting, yaitu Menteri Keuangan.

Popularitas Sunak juga kian menanjak selama pandemi dengan paket Covid-19 yang membantu bisnis dan para pekerja. Paket tersebut termasuk retensi pekerjaan yang dapat mencegah pengangguran massal.

Namun namanya tercoreng ketika masuk dalam skandal Partygate. Ia juga menjadi salah satu yang dikenai denda oleh polisi London karena melanggar aturan Covid-19 dengan menggelar pesta di kediaman perdana menteri.

Di samping itu, kekayaannya juga diperdebatkan. Sementara status istrinya, Akshata Murthy, yang merupakan anak dari pendiri Infosys Narayana Murthy, juga dipertanyakan.

Terlepas dari itu, nama Sunak masih diganderungi untuk menduduki kursi PM Inggris yang akan dipilih pada Oktober 2022.

Jika terpilih, Sunak akan menjadi keturunan India pertama yang memimpin Inggris dan Partai Konservatif.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya