Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 di Nusa Dua, Bali/Repro

Politik

Sri Mulyani Ungkap Kementerian Punya 24 Ribu Aplikasi Pakai Duit Negara, tapi Tidak Semuanya Berfungsi

RABU, 13 JULI 2022 | 08:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya digitalisasi yang dilakukan pemerintah belum benar-benar maksimal. Bahkan upaya digitalisasi oleh kementerian/lembaga cenderung tidak efisien.

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, negara telah menggelontorkan anggaran untuk mentransformasi ekonomi, pemerintahan (government), dan warga negara (citizen) menjadi digital.

Namun sayang, digitalisasi pemerintahan atau e-government yang dijalankan selama ini tidak efisien.


"Bayangkan, kita memiliki 400 ribu lebih aplikasi dan 24 ribu (aplikasi K/L). Setiap kementerian lembaga punya 2700 database sendiri-sendiri," kata Sri Mulyani dalam acara Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 di Nusa Dua, Bali yang disiarkan secara daring, Senin (11/7).

Selama ini, setiap kementerian lembaga memiliki aplikasi sendiri. Hal inilah yang dinilai Sri Mulyani tidak efisian karena puuhan ribu aplikasi tersebut ternyata banyak yang tidak dioperasikan.

Oleh karenanya, pemerintah akan membuat intergovernmental connection atau integrasi satu data untuk menurunkan biaya operasional dari pemerintah.

"Jadi sekarang tidak semua orang membuat aplikasi sendiri-sendiri yang tidak interoperable. Mereka akan lebih coordinated. Itu yang disebut government digital, dan supaya seluruhnya lebih efisien," tandas Sri Mulyani.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya