Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo/Net

Politik

Meski Elektabilitas Tertinggi, Ganjar Pranowo Laksana Pilot Tak Punya Pesawat

RABU, 13 JULI 2022 | 04:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Hasil survei Parameter Politik Indonesia menempatkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menempati posisi puncak dengan elektabilitas terbuka sebagai calon presiden (Capres), jika Pilpres 2024 digelar hari ini. Disusul Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Direktur riset Indonesia Presidential Studies mengatakan bahwa secara statistik sebenarnya dari tiga nama figur tersebut belum ada nama yang absolut unggul karena selisih angka elektabilitasnya berdasarkan hasil survei masih dalam jangkauan margin of error.

Lebih lanjut Arman menganalisa, dari jumlah massa mengambang masih sangat tinggi bahkan kalau diurut paling tinggi sehingga bisa dikatakan siapapun masih bisa menang dalam pertarungan Pilpres.


"Semuanya belum mengantongi tiket pencalonan dari partai pengusung bahkan Ganjar dan Anies laksana pilot yang tak punya pesawat,  sama sekali tidak memiliki remot kontrol partai atau mengendalikan partai," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/7).

Arman menganalisa harapan mereka yang tempatkan diri elektabilitasna tertinggi, hanya pada belas kasih poros partai yang terbentuk untuk mengusung dirinya.  

Sementara untuk figur Ganjar Pranowo, tambah Arman, yang dianggap lebih unggul dari calon yang lain sangat dilematis. Serba salah langkah politiknya tersendat.

"Mau gass poll pasti di priwit oleh partainya, mau menunggu restu yang mpunya partai tetapi juga belum jelas kepastiannya," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya