Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Selasa (12/7)/Repro

Politik

Survei PPI: PDIP Masih Bertengger di Posisi Puncak, Disusul Gerindra, Golkar dan PKB

SELASA, 12 JULI 2022 | 20:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menempati posisi puncak sebagai partai yang paling banyak dipilih jika Pemilihan Legislatif (Pileg) digelar pada hari ini. Sementara pada posisi runner-up ada Partai Gerindra dan Partai Golkar di posisi ketiga.

Begitu temuan terbaru survei nasional Parameter Politik Indonesia (PPI) bertema “Hasil Survei Opini Publik Peta Politik Terkini Pilpres 2024” yang dirilis pada hari ini Selasa (12/7).

“Jika Pileg dilakukan hari ini, PDIP urutan pertama dengan 19,9 persen. Lalu Partai Gerindra 12,1 persen, dan Partai Golkar 10,7 persen,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Selasa (12/7).


Sementara itu, pada posisi keempat ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 9,3 persen, dan kelima ada Partai Demokrat 8,8 persen, lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 7,6 diurutkan selanjutnya.

Kemudian, Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 4,5 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2,9 persen, Perindo 1,9 persen, PSI 1,2 persen, Partai Gelora 0,9 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 0,9 persen, Hanura 0,7 persen.

“Partai Ummat 0,5 persen, Partai Garuda dan Partai Berkarya 0,4 persen, lalu Partai Masyumi Reborn 0,1 persen, dan tidak memilih 11,2 persen,” demikian Adi Prayitno.

Survei PPI ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia dan diambil menggunakan metode simple random sampling. Rentang umur responden adalah minimal mereka yang berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Survei dilakukan pada 15-29 Juni 2022, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,9 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya