Berita

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/7)/RMOL

Politik

Zulhas Kampanye Anaknya, PKB: Jangan Begitu Banget, Bikin Malu!

SELASA, 12 JULI 2022 | 19:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kampanye tersirat yang dilakukan Ketua Umum PAN yang kini menjabat sebagai menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, menuai kritik bukan hanya dari khalayak umum tapi juga elite partai politik.

Salah satunya disampaikan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/7).

Menurut Jazilul, sikap Zulkifli Hasan yang mengkamanyekan putrinya, Futri Zulya Safitri, saat melakukan dalam kegiatan operasi pasar di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/7), tidak etis dilakukan seorang pejabat.


"Mestinya tidak begitu ya. Kalau bahasa Jawa-nya, ngono yo ngono, tapi ojo ngono. Artinya jangan keterlaluan," ujar Jazilul.

S
osok yang kerap disapa Gus Jazilul ini tak mempersoalkan seorang ketum parpol berkampanye baik untuk partainya maupun ataupun calon kepala daerah yang didukungnya.

"Tapi jangan begitu banget. Itu bisa bikin malu," cetusnya mengeluh.

Di samping itu, Gus Jazil juga mengkhawatirkan sikap Zulhas tersebut malah memunculkan persepsi negatif dari masyarakat terhadap dirinya yang meurpakan salah seorang menteri di pemerintahan Presiden Jokowi untuk periode yang kedua.

"Orang anggap gagal fokus. Karena beliau ini sekarang juga jadi pembantu presiden. Jangan keterlaluan. Apalagi bawa anaknya," tuturnya.

"Ini membuat pelajaran buat kami yang di partai. Kita boleh kampanye," tandasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya