Berita

Wakil Presiden AS Kamala Harris/Net

Dunia

Tidak Ingin Kalah Pengaruh dari China, AS Kirim Kamala Harris ke Forum Kepulauan Pasifik

SELASA, 12 JULI 2022 | 18:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat (AS) berusaha untuk menangkal pengaruh China di kawasan Pasifik. Salah satunya ketika Wakil Presiden AS Kamala Harris menghadiri Forum Kepulauan Pasifik (PIF) pada Selasa (12/7).

Seperti dikutip dari National Post, kehadiran Harris dalam forum tersebut dilakukan guna meningkatkan pengaruh AS dan membendung kekuatan China yang kian menguat di Kepulauan Pasifik.

Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kebijakan baru termasuk pendirian kedutaan baru AS di Kiribati dan Tonga, penunjukan utusan AS pertama untuk PIF, dan akan membawa kembali Korps Perdamaian di wilayah tersebut.


Harris juga menyatakan bahwa AS akan membentuk US Agency for International Development (USAID) di Fiji dan memberikan bantuan ekonomi hampir tiga kali lipat dari jumlah sebelumnya untuk Kepulauan Pasifik.
 
Joe Biden berkomitmen untuk memberikan lebih banyak bantuan ke Indo-Pasifik sejak China berusaha meningkatkan hubungan ekonomi, militer dan polisi dengan negara-negara kepulauan Pasifik yang haus akan investasi asing.

Pengaruh Beijing semakin meningkat dibuktikan dengan perjanjian keamanannya dengan Kepulauan Solomon  pada tahun ini yang memicu kekhawatiran di Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri AS Antony menyatakan akan mempercepat pembukaan kedutaan di Kepulauan Solomon pada awal tahun ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya