Berita

Petikan video Zulhas kampanyekan anaknya yang viral di Medsos/Repro

Politik

Bela Zulhas, Viva Yoga: Acara Itu Hari Sabtu, ASN Pemerintah Libur

SELASA, 12 JULI 2022 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada kesalahan penafsiran pada video Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang viral di media sosial karena mengkampanyekan putrinya Futri Zulya Safitri saat melakukan dalam kegiatan operasi pasar di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/7).

Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum PAN, dipandang telah menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi dengan mengkampanyekan anaknya sebagai calon legislatif.

Dikatakan Jurubicara PAN Viva Yoga Mauladi, kedatangan Zulhas pada acara yang digelar PAN dalam kegiatan "PANsar Murah" tidak dalam kapasitasnya sebagai Menteri Perdagangan.


"Bang Zulkifli Hasan hadir selaku Ketua Umum PAN meninjau acara PAN, yaitu PANsar Murah. Di acara itu Futri, putrinya hadir selaku pengurus DPP PAN dan calon legislatif PAN Dapil Lampung 1," ujar Viva Yoga kepada wartawan, Selasa (12/7).

Viva memastikan kegitan itu tidak melibatkan aparatur sipil negara (ASN), baik dari dinas daerah ataupun Kementerian Perdagangan.

"Acara itu hari Sabtu, di mana para pegawai ASN di pemerintahan libur. Acara itu bukan acara pemerintahan atau kementerian, tetapi itu acara partai," terangnya.

Pun juga soal minyak goreng yang dibagikan Futri, lanjutnya, semua dibeli alias tidak didapatkan gratis sebelum dibagikan ke masyarakat.

"Minyak curah kemasan itu beli oleh Futri, tidak gratis. Dan dibagikan oleh Futri di daerah pemilihannya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya