Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Selandia Baru Kembali Laporkan Kasus Cacar Monyet

SELASA, 12 JULI 2022 | 15:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Selandia Baru mengonfirmasi munculnya kasus kedua monkeypox atau cacar monyet. Kali ini melibatkan pada seorang pelancong yang baru kembali ke Selandia Baru.

Seperti dikutip The Guardian, kasus terbaru ditemukan hanya selang beberapa hari setelah pihak Selandia Baru melaporkan kasus pertama pada Sabtu (9/7).

"Kasus kedua yang ditemukan tidak ada kaitannya dengan yang pertama. Akan tetapi, sejauh ini tidak ada bukti penularan kepada masyarakat," ujar jurubicara Kementerian Kesehatan pada Selasa (12/7).


Adapun kasus pertama melibatkan seseorang berusia 30-an yang tinggal di Auckland, dan baru-baru ini kembali dari perjalanan luar negeri.

Sementara kasus kedua juga tiba dari perjalanan luar negeri, dan saat ini tengah diisolasi di wilayah utara.

"Kami telah mengambil langkah bersiap untuk kedatangan monkeypox," lanjutnya.

Cacar monyet menyebabkan penderitanya merasakan sakit kepala, demam akut dengan lebih dari 38 derajat Celcius, kedinginan, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot dan tubuh, sakit punggung, dan kelelahan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan terdapat 6.027 kasus cacar monyet di seluruh dunia. Virus ini telah menyebar di Australia dengan 11 kasus dilaporkan di New South Wales, tetapi wabah terbesar ada di Eropa, yang menyumbang 80 sampai 90 persen dari kasus saat ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya