Berita

KPU RI menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan sejumlah stakeholder terkait "Rekap Nasional Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2022"/RMOL

Politik

Pemutakhiran Data Pemilih Dimulai, KPU Minta TNI-Polri Data Anggota yang Pensiun

SELASA, 12 JULI 2022 | 12:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kegiatan sebelum pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu Serentak 2024 digelar Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/7).

KPU RI menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan sejumlah stakeholder terkait "Rekap Nasional Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2022".

Dalam kegiatan ini, KPU RI mendatangi perwakilan 34 KPU Provinsi yang membacakan hasil pemutakhiran data pemilih di wilayahnya masing-masing.


Selain itu, turut diundang partai politik (parpol), perwakilan kementerian/lembaga terkait seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Hukum dan HAM, TNI dan Polri,

Ketua KPU RI Hasyim Asyari menjelaskan, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan per semester akan mengikuti jadwal rutin pemutakhiran data kependudukan yang dilakukan oleh pemerintah.

"Dalam hal ini adalah Kementerian Dalam Negeri atau secara teknis dilaksanakan oleh Dirjen Dukcapil," ujar Hasyim saat membuka acara.

Hasyim mengatakan, pemutakhiran data dimaksudkan untuk mensinkronisasi data pemilih yang dipunyai KPU dengan Kemendagri.

Di samping itu, Hasyim juga menegaskan soal kemungkinan adanya pertambahan atau pengurangan pemilih di dalam pemilu.

Salah satu contoh penambahan pemilih di dalam pemilu, katanya, adalah jumlah pemilih pensiunan TNI dan Polri.

"Sebagaimana audiensi kami dengan panglima TNI dan kapolri itu nanti ada anggota TNI, anggota polri yang akan pensiun memasuki masa pensiun (sebelum hari H pemilu pada 14 Februari 2024)," paparnya.

Dengan meihat salah satu cotoh data penambahan tersebut, Hasyim meminta kepada lembaga terkait untuk memutakhirkan data pensiunan yang nantinya bisa langsung disampaikan kepada Kemendagri untuk disusun dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4).

"Karena itu, kami mohon kepada Pak Kapolri (Jendral Listyo Sigit Prabowo), kepada Pak Panglima TNI (Jendral Andika Perkasa) untuk menyiapkan data anggotanya di semua tingkatan, semua jabatan yang kira-kira sudah lepas dari jabatan anggota TNI Polri pada 14 Februari 2024, sehingga akan menggunakan hak pilihnya pada waktu itu," demikian Hasyim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya