Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto/Net

Politik

Ketimbang Naikkan Subsidi, Mulyanto Minta Jokowi Segera Revisi Perpres Distribusi Harga BBM Eceran

SELASA, 12 JULI 2022 | 01:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo diminta segera menerbitkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran BBM. Saran itu disampaikan anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto.

Menurut Mulyanto, revisi Perpres lebih penting ketimbang sibuk wacanakan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Ia menilai kenaikan harga BBM bersubsidi sangat sensitif bagi kenaikan inflasi, terutama dari sektor transportasi dan juga dari sektor bahan pangan pokok.
 

 
Bagi Mulyanto, pilhan merevisi Perpres adalah keputusan rasional di tengah kondisi daya beli masyarakat yang belum akibat pandemi Covid-19.

"Akibat pandemi Covid-19 serta kenaikan harga barang kebutuhan pokok masyarakat seperti minyak goreng, dan lain-lain,” ujar Mulyanto.

Dikatakan Mulyanto, problem lainnya yang patut disorot adalah penyaluran BBM bersubsidi yang distribusinya tidak tepat sasaran.

Politisi PKS itu juga meminta Jokowi agar membandingkan harga BBM dengan negara tetangga. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah kebocoran BBM bersubsidi ke industri dan ekspor ilegal ke negara tetangga.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya