Berita

Politisi Partai Ummat MS Kaban/Net

Politik

BBM Naik Lagi, MS Kaban: Apakah Peristiwa Sri Lanka akan Inspirasi Rakyat Indonesia?

SENIN, 11 JULI 2022 | 21:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Era pemerintahan Presiden Joko Widodo selama ini hanya meminta diperhatian tanpa mau memperhatian kondisi rakyatnya. Terutama, dalam kebijakan harga minyak dan bahan bakar.

Terkini, PT Pertamina (Persero) kembali meniakkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk tiga jenis BBM non subsidi. Kenaikan harga BBM tersebut berlaku pada Minggu (10/7) untuk tiga jenis BBM Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

"Padahal menaikkan harga sama dengan meningkatkan penderitaan rakyat," ujar politisi Partai Ummat MS Kaban kepada wartawan, Senin (11/7).


Selain soal harga BBM, kata dia, pemerintah tidak memikiran nasib petani sawit yang harga tandan buah segar (TBS) anjlok.

"Presiden tak punya rasa pengertian pada penderitaan petani sawit dengan bandrol harga Rp 500 hingga Rp 1.000 perak.

Kaban lantas menyinggung kondisi krisis di Sri Lanka yang menyebabkan amarah rakyat membuat rumah Presiden Gotabaya Rajapaksa diduduki massa.

Dia khawatir, apa yang terjadi di Sri Lanka juga terjadi di Indonesia jika pemerintah tak mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan harga-harga kebutuhan terjangkau.

"Apakah peristiwa Sri Lanka menginspirasi rakyat di sini untuk mengadili presidennya yang tidak becus mengatasi masalah," katanya.

"Atau presiden dengan sukarela menyerah bersama wapres, dan Indonesia bermartabat dengan pemimpin baru," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya