Berita

Senjata rakitan yang dibuat Tetsuya Yamagami dan digunakan untuk membunuh mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe/Net

Dunia

Ternyata, Pembunuh Shinzo Abe Belajar Rakit Senjata dari YouTube

SENIN, 11 JULI 2022 | 16:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pembunuh mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Tetsuya Yamagami, merakit senjatanya sendiri dengan belajar pada tutorial YouTube.

Yamagami menggunakan senjata rakitannya sendiri untuk menembak Abe ketika sang politisi Partai Liberal Demokratik (LDP) itu menyampaikan pidato kampanye di Kota Nara pada Jumat pagi (8/7).

Abe langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter, kemudian dinyatakan meninggal dunia pada sore harinya.


Sumber kepolisian mengatakan pihaknya telah menyita beberapa senjata rakitan dari rumah Yamagami yang mirip dengan senjata rakitan yang ia gunakan untuk menembak Abe.

Polisi meyakini pria 41 tahun itu menggunakan tutorial di YouTube untuk merakit senjata.

Adapun senjata tersebut dirancang berisi enam proyektil. Senjata terbuat dari dua pipa logam yang disatukan dengan selotip. Proyektil yang ditempatkan di cangkang plastik kecil yang ditembakkan dari kedua barel.

Dimuat The Japan Times, polisi menilai senjata itu sebanding dengan senapan.

Yamagami juga telah melakukan uji coba. Itu lantaran terdapat papan kayu berukuran 1 meter persegi yang sudah berlubang ditemukan di mobil Yamagami.

Selain itu juga ditemukan baki yang tertutup aluminium yang ditemukan di dalam kendaraan yang digunakan untuk mengeringkan bubuk mesiu.

Yamagami mengaku pada awalnya ia berusaha untuk membuat bom dengan menggunakan bahan-bahan tersebut.

Yamagami sendiri merupakan mantan anggota pasukan pertahanan maritim.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya