Berita

Presiden Kiribati Taneti Maamau/Net

Dunia

Kiribati Hengkang dari Forum Kepulauan Pasifik, Pengaruh China Menguat?

SENIN, 11 JULI 2022 | 15:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kiribati secara mengejutkan menarik diri dari Forum Kepulauan Pasifik (PIF), ketika kawasan tersebut semakin terbelah karena menjadi kompetisi pengaruh antara China dan Barat.

Presiden Kiribati Taneti Maamau telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Sekjen PIF Henry Puna pada Minggu (10/7).

"Kiribati telah mengambil keputusan berdaulat untuk menarik diri dari Forum Kepulauan Pasifik dengan segera. Keputusan ini tidak dianggap enteng," kata Maamau dalam suratnya yang dikutip The Guardian.


Lewat suratnya itu, Maamau mengurai alasan yang membuat Kiribati akhirnya menarik diri dari PIF. Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyinggung atau menentang siapa pun.

Menurut Maamau, PIF belum cukup membahas keprihatinan negara-negara Mikronesia, termasuk Kiribati, yang sudah mengancam akan meninggalkan forum lebih dari setahun yang lalu. Ia menyoroti bahwa suara negara-negara kecil seperti Mikronesia tidak didengar.

Kekhawatiran ini semakin mencuat selama pemilihan Sekjen PIF pada tahun lalu. Kemudian pada Februari 2021, para pemimpin Mikronesia mengancam akan meninggalkan forum karena calonnya dilewatkan demi kandidat Polinesia.

PIF selama ini dikenal sebagai upaya Barat untuk memperkuat pengaruhnya di kawasan Pasifik. Dengan mundurnya Kiribati, sejumlah pengamat menyebut pengaruh Barat semakin melemah di tengah gempuran pengaruh China.

“Sangat jelas bahwa kompetisi geostrategis adalah latar belakang PIF ini dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya sejak Perang Dingin bahwa Pasifik benar -benar berada di garis silang kekuatan besar," kata peneliti senior di Dewan Iklim, Dr Wesley Morgan.

Morgan mengatakan, mundurnya Kiribati menjadi pukulan bagi persatuan kawasan untuk menghadapi berbagai tantangan geostrategis.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya