Berita

Nama jalan baru/Net

Nusantara

Imbas Perubahan Nama Jalan, Total 719 Warga Jaktim Sudah Ganti KTP

SENIN, 11 JULI 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 719 warga DKI Jakarta di Jakarta Timur sudah mengubah data kependudukannya. Hal ini seiring pengubahan nama jalan yang dilakukan pemerintah provinsi.

Data ini disadarkan pada layanan gratis bagi warga mencetak e-KTP yang dilakukan Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Timur, Noufan mengatakan, terdapat 3.396 warga yang terdampak perubahan nama jalan.


"Di Jakarta Timur jumlah penduduk yang mengalami pergantian alamat sebanyak 3.396 orang. Sedangkan yang sudah diganti baru 719 warga," katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Senin (11/7).

Noufan mengatakam, jajarannya tetap terus memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak perubahan nama jalan. Dia menyampaikan pelayanan door to door guna mengubah data kependudukan tetap akan dilaksanakan.

"Sudin Dukcapil Jakarta Timur juga melakukan layanan jemput bola di sejumlah titik yang terdampak perubahan nama jalan," kata Noufan.

Selain itu, Noufan menegaskan warga tidak akan dipungut biaya apa pun saat mengurus dokumen kependudukan.

"Kita melayani jemput bola setiap hari Senin sampai dengan Kamis," demikian Noufan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah 22 nama jalan di ibukota dengan tokoh Betawi. Sebanyak 50 ribu blanko e-KTP disiapkan untuk pergantian KTP baru warga terdampak.

Anies menegaskan warga tidak dibebani biaya dalam mengurus dokumen kependudukan buntut nama jalan diganti. Dia mengatakan perubahan data kependudukan dan data lainnya akan dilakukan secara bertahap.

"Terkait dengan adanya perubahan nama-nama jalan di Jakarta yang perubahan ini konsekuensi yang diduga membebani masyarakat, kami ingin tegaskan bahwa semua perubahan itu tidak membebani biaya maupun yang lain," kata Anies.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya