Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Berbeda dengan Rajapaksa, Jokowi Tak Tergoyahkan karena Dukungan Politiknya Kuat

SENIN, 11 JULI 2022 | 03:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Berbeda dengan Presiden Sri lanka Gotabaya Rajaaksa, Presiden Joko Widodo tidak akan mengundurkan diri dan menghadapi gerakan aksi massa seperti di Sri Lanka.

Pendapat itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (10/7).

Menurut Dedi, Jokowi dari sisi politik akan aman. Sebab, dukungan politik pada kader PDI Perjuangan itu cukup kuat, baik dari sisi elit kekuasaan maupun dari sisi sebagian publik yang pro pemerintah.


Ia mencontohkan, saat Jokowi banyak mengalami persoalan, termasuk permah diputus bersalah dipengadilan salah satunya karena kasus pemblokiran internet di Papua. Meski demikian, masalah yang mendera dirinya tidak menggoyahkan posisi politiknya hingga saat ini.

"Tetapi ini tak membuat Jokowi goyah, apalagi jika persoalan yang menimpa tidak sampai melibatkan pengadilan, Jokowi tetapi kuat, meskipun di sisi kelam adanya buzzer politik, tapi itu soal lain," demikian kata Dedi.

Menurut Dedi, yang mengkhawatirkan saat ini adalah posisi Indonesia. Artinya, apakah memang Indonesia akan tetap bertahan menghadapi beban hutang yang kian membesar, meskipun dalih pemerintah masih kuat.

Lebih lanjut Dedi menganalisa, kekhawatiran Indonesia dengan Sri Lanka berbeda.

"Tentu berbeda dengan Srilanka yang sebagian besar publiknya masih bersatu, tidak terpecah sentimen politik sebagaimana di Indonesia," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya