Berita

Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini/Net

Politik

Didik Rachbini: Demokrasi Indonesia Dibajak Oleh Pelaku Demokrasi Sendiri

MINGGU, 10 JULI 2022 | 22:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Demokrasi di Indonesia sudah tidak murni lagi. Bahkan, semangat demokrasi dibajak oleh orang-orang untuk memuluskan kepentingan tertentu.

Bahkan, Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini mengatakan, nilai-nilai demokrasi telah dibajak oleh pelaku demokrasi itu sendiri.

"Demokrasi itu dibajak oleh pelopor dan pelaku demokrasi. Jadi setelah tahun 1998 mereka buta dan melabrak apa saja, termasuk (menciptakan) pasal penghinaan presiden,” ucap Didik kepada wartawan, Minggu (10/7).


Didik mengatakan, pasal penghinaan terhadap presiden tidak perlu masuk dalam Rancangan KUHP yang kini pembahasannya masih bergulir di DPR RI.

Pasalnya, kata dia, Indonesia sebagai negara demokrasi tidak perlu parno dengan adanya kritik dari rakyat terkait kebijakan pemerintah yang selama ini kontroversi di tengah masyarakat.

"Sebenarnya pasal penghinaan presiden ada dalam hubungan pribadi-pribadi, ini diangkat-angkat ke dalam jabatan. Nanti mengkritik itu akan dianggap menghina. Jadi ini merupakan praktik anti-demokrasi yang sudah melingkupi seluruh sudut-sudut parlemen, aparat negara,” terangnya.

Dia meminta agar seluruh tokoh intelektual kritis terhadap pemerintah guna menyelamatkan Indonesia dari upaya-upaya tidak baik kelompok tertentu yang mengedepankan kepentingan pribadinya sendiri.

"Kelompok intelektual, akademisi tidak boleh diam melihat kondisi seperti ini. Kita harus sensitif dengan kondisi sekitar,” pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya