Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kejadian di Sri Lanka, Warning untuk Jokowi agar Segera Berbenah

MINGGU, 10 JULI 2022 | 14:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo disarankan untuk segera berbenah agar tidak senasib seperti Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa yang digeruduk rumah kediamannya oleh ratusan ribu massa.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, peristiwa di Sri Lanka harus menjadi perhatian serius bagi Jokowi.

Kata dia, rakyat kalau sudah tidak tahan dengan keadaan akan melakukan seperti yang terjadi di Sri Lanka terhadap Presiden Jokowi.


"Tentu tidak diharapkan semua pihak, namun yang terjadi di Sri Lanka merupakan salah satu bentuk kekacauan yang disebabkan oleh adanya salah urusnya negara oleh penguasa di Sri Lanka," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/7).

Sehingga, kata Saiful, kejadian di Sri Lanka tersebut harus menjadi warning bagi pemerintahan Jokowi. Karena jika tidak, maka kejadian di Sri Lanka juga akan terjadi di Indonesia.

"Banyaknya utang Indonesia harus ada evaluasi bagi pemerintahan Jokowi, apalagi dengan mahalnya harga makanan pokok yang semakin menyulitkan rakyat," terangnya.

"Jangan sampai kejadian di Sri Lanka menjadi acuan publik dalam bertindak, pemerintah harus segera berbenah jika tidak ingin kejadian di Sri Lanka terjadi di Indonesia," pungkas Saiful.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya