Berita

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sesaat sebelum peristiwa penembakan terjadi/Net

Politik

Hindari Ancaman Keamanan, Anis Wanti-wanti agar Pemimpin Penuhi Kebutuhan dan Keinginan Rakyat

MINGGU, 10 JULI 2022 | 12:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemimpin Indonesia diminta untuk bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan rakyat, jika tidak ingin muncul konflik di tengah masyarakat. Hal ini penting karena ancaman bahaya bagi pemimpin sebuah negara sudah kian nyata dan terbuka.

Begitu saran Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta kepada pemerintah berkaca dari peristiwa penembakan yang terjadi pada mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe beberapa waktu lalu.

Namun demikian, Anis Matta menilai masih belum ada tanda-tanda ancaman serupa akan datang menghampiri Presiden Joko Widodo


"Saya belum melihat ada ancaman keamanan bagi Presiden Jokowi,” ujar Anis ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/7).

Dia mengingatkan bahwa di Indonesia kerap terjadi pembunuhan politik antar sesama elite, bukan dari rakyat kepada presidennya.

Namun begitu, dia menekankan bahwa pergantian rezim dalam sistem demokrasi merupakan hal yang biasa. Hanya saja, jika rezim baru tidak mampu menyelesaikan masalah krisis global yang berdampak pada negaranya, maka dikhawatirkan akan terjadi kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kita memasuki era anomali demokrasi, sistemnya baik tapi hasilnya jelek. Karena para pemimpin yang tersedia tidak memenuhi harapan publik,” tutupunya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya