Berita

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Saiful Anam Urai Alasan AHY Belum Cocok Jadi Capres 2024

MINGGU, 10 JULI 2022 | 09:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai belum saatnya menjadi calon presiden (capres). Tapi untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres), masih dimungkinkan.

Begitu kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi hasil RMOLVote dalam "9 Capres 2024" yang menampilkan nama AHY berada di urutan pertama dengan 15.605 pemilih  atau 19,01 persen dari total 82.093 pemilih.

Saiful mengatakan, meskipun nama AHY berada di urutan pertama di RMOLVote, namun kans untuk memenangkan Pilpres 2024 sebagai capres sangat berat.


"Peluang AHY dalam memenangkan Pilpres 2024 sangat berat, mengingat apabila AHY diposisikan sebagai capres untuk saat ini belum, AHY harusnya berproses dulu di pemerintahan, misalnya menjadi menteri atau pejabat lainnya," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/7).

Saiful melihat, AHY saat ini posisinya belum tepat sebagai capres karena belum berpengalaman di pemerintahan.

"Posisi AHY sebaiknya buktikan dulu tingkat keberhasilannya kepada publik dalam mengelola pemerintahan, paling pas AHY adalah diberikan kepercayaan sebagai menteri terlebih dahulu, barulah publik menilai kinerjanya," kata Saiful.

Jikapun ingin dipaksakan, maka AHY lebih baik jadi cawapres. Karena, posisi capres agak sedikit berat dan butuh tenaga yang besar untuk memasarkannya.

"Kalau di tahun-tahun berikutnya, misalnya tahun 2029, masih bisa bagi AHY untuk berkompetisi dengan yang lainnya," pungkas Saiful.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya