Berita

Mantan PM Jepang Shinzo Abe usai tertembak/Net

Politik

Tertembaknya Shinzo Abe Diharapkan jadi Pelajaran Buat Presiden dan Mantan Presiden

SABTU, 09 JULI 2022 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kejadian yang dialami oleh mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, bukan pertama kali terjadi menimpa para pemimpin di dunia. Dengan adanya kejadian tersebut, para pemimpin atau mantan petinggi di Indonesia patut waspada dengan mengambil pelajaran dari peristiwa nahas itu.

Demikian pendapat Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/7).

"Saya kira ini (wafatnya Abe Shinzo karena tertembak) pelajaran buat petinggi kita atau mantan pejabat mulai dari presiden dan wakil presiden," ujar Jerry.


Dalam catatan Jerry, sebelum kejadian yang menimpa Abe Shinzo ini ada sebanyak 12 penembakan kepada petinggi negara di dunia.

"Sampai 2021 lalu terdapat 12 pemimpin dunia yang tewas saat menjabat dan mantan PM Jepang ini pemimpin dunia yang ke-13," paparnya.

Peraih gelar doktor ilmu politik American Global University ini menjabarkan, 12 kejadian penembakan pemimpin negara tersebar di negara di Asia maupun Eropa.

"Perdana Menteri yang tewas di tembak diantaranya Presiden Mesir era 80-an Anwar Sadat, PM Pakistan Benazir Bhutto yang ditembak dalam mobil Land Cruiser. Kalau di Amerika ada 4 presiden yang tewas ditembak," paparnya.

Dari 4 kejadian penembakan pemimpin negeri Paman Sam, Jerry mengurai, beberapanya seperti Presiden ke-16 AS, Abraham Lincoln, tewas di sebuah theater di New York pada 14 April 1865.

"Pada 19 September 1881, Presiden James A. Garfield dibunuh oleh Charles J. Guiteau. Ada lagi Peristiwa pembunuhan presiden Amerika terjadi pada 6 September, Presiden ke-25 AS William McKinley. Jhon F Kennedy tahun 1963 di tembak di Dallas, Texas," bebernya.

Maka dari itu, kejadian penemabakan pemimpin negara ke-13, yaitu yang menimpa Abe Shinzo, sudah sepatutnya diantispasi oleh Indonesia.

"Nah, setiap pemimpin itu di incar ingat rencana pembunuhan atau penembakan mantan Presiden AS Ronald Reagan yang gagal," demikian Jerry.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya