Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Demokrat Bantah Syaratkan AHY Jadi Capres atau Cawapres untuk Berkoalisi, Pengamat: Padahal AHY Punya Potensi Besar

JUMAT, 08 JULI 2022 | 14:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bantahan yang dilakukan Partai Demokrat terkait isu mensyaratkan Agus Harimurti Yudhoyono jadi capres atau cawapres untuk bisa berkoalisi disesalkan publik.

Seharusnya, menurut pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, Partai Demokrat tidak perlu membantah hal tersebut.

"Bantahan itu sebetulnya tak perlu dilakukan, mengingat AHY memang memiliki potensi besar menjadi cawapres,” ucap Jamiluddin lewat keterangannya, Jumat (8/7).


Dia menambahkan, Demokrat perlu melakukan bargaining politik dengan partai-partai lainnya. Sebab, kader Demokrat memiliki potensi besar untuk diusung pada 2024 mendatang.

"Partai Demokrat layak mengusung kadernya untuk dijadikan bargaining dalam membentuk koalisi, meskipun hal itu bukan prasyarat harga mati,” tutupnya.

DPP Partai Demokrat sebelumnya membantah kabar bahwa mereka mematok Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus menjadi capres atau cawapres sebagai syarat untuk berkoalisi.

Bantahan itu ditegaskan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, kepada wartawan, Kamis kemarin (7/7).

“Pernyataan itu sama sekali tidak benar. Ketua Umum Demokrat AHY, ketika bertemu dengan ketua umum parpol-parpol lain, selalu mengedepankan pembahasan visi, misi, dan platform koalisi,” tegas Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat ini.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya