Berita

Ketua Umum Golkar sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Survei DSI: Airlangga Hartarto Paling Diinginkan Responden jadi Presiden ke-8 RI

RABU, 06 JULI 2022 | 21:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang paling banyak dipilih sebagai presiden ke-8 Republik Indonesia.

Demikian hasil Survei Lembaga Dinamika Survei Indonesia (DSI) bertema “Mengukur Rekam Jejak Tokoh-Tokoh Bakal Capres dan Parpol Menuju Pemilu 2024” yang dirilis pada Rabu (6/7).

“Jika diadakan pilpres hari ini, tokoh mana yang akan dipilih sebagai presiden RI ke-8. Maka hasilnya nama Airlangga Hartarto yang paling banyak dipilih oleh responden yaitu dipilih oleh 27,2 persen,” kata Koordinator Dinamika Survei Nasional, Permadi Yuswiryanto saat memaparkan hasil survei.


Setelah Airlangga, pada urutan kedua ada nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan 14,2 persen dan di urutan ketiga ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 8,1 persen.

Urutan selanjutnya ada nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan 6,8 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 4,2 persen.

“Lalu, Moeldoko 4,1 persen, Khofifah Indar Parawansa 3,2 persen, Puan Maharani 3,1 persen, Dudung Abdurachman 2,8 persen, Sandiaga Uno 2,6  persen, Ridwan Kamil 2,4 persen, Erick Thohir 1,3 persen, LaNyalla Mattalitti 1,1 persen, dan Muhaimin Iskandar 1,1 persen,” tuturnya.

“Kemudian, yang tidak memilih sebanyak 17,8 persen,” demikian Permadi.

Survei DSI digelar pada 16 sampai 29 Juni 2022 dengan pengumpulan responden secara multistage random sampling terhadap  2.050 responden. Survei ini memiliki margin of error sebesar -/+ 2,16 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya