Berita

Ketua KPU RI Hasyim Asyari/Net

Politik

KPU Ogah Pusing Soal Pengesahan 3 DOB Papua yang Berdampak Bagi Pemilu 2024

RABU, 06 JULI 2022 | 18:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua tidak menjadi persoalan yang membuat pusing Komisi Pemilihan Umum (KPU), meski hal tersebut berpengaruh kepada pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

Ketua KPU RI Hasyim Asyari menuturkan, pihaknya selaku penyelenggara pemilu berpatokan pada peraturan perundang-undangan yang ada saat ini, yakni UU 7/2017 tentang Pemilu.

Sehingga menurutnya, dampak disahkannya 3 DOB berupa perubahan daerah pemilihan (dapil) hingga jumlah kursi anggota parlemen, tergantung pada pemangku pembuat undang-undang (UU) dalam hal ini pemerintah dan DPR RI.


"Kan kita bekerja menurut undang-undang. Kalau undang-undangnya ada, itu yang kita kerjakan itu. Begitu saja," ujar Hasyim saat ditemui di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (6/7).

Hingga saat ini, lanjut Hasyim, KPU masih menunggu ajakan pembuat UU baik itu DPR RI ataupun Pemerintah, untuk membahas soal rencana revisi UU Pemilu yang akan mengatur pendapilan dan juga perubahan jumlah kursi anggota parlemen untuk Pemilu Serentak 2024.

"Komunikasi ada, tapi rapatnya belum ada," imbuh Hasyim menegaskan.

Mengenai tenggat waktu revisi UU Pemilu, Hasyim mengatakan bahwa pembuat UU diharapkan bisa menyelesaikan hingga akhir tahun ini.

"Yang namanya penataan dapil kan Oktober 2022 sampai Febtuari 2023. Kalau ada daerah baru, dapil baru, harusnya pengaturannya sudah selesai di akhir 2022 ini dan nanti Mei 2023 sudah mulai pencalonan," demikian Hasyim.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya